SMANDUKO.COM-SMAN 2 Komodo kembali menorehkan langkah progresif dalam penguatan budaya literasi dan akademik melalui pelaksanaan uji proposal penulisan karya ilmiah kolaboratif bagi peserta didik kelas XII. Kegiatan ini menjadi istimewa karena mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu rancangan penelitian, sekaligus disaksikan oleh seluruh guru SMAN 2 Komodo yang hadir untuk memberikan masukan dan penguatan akademik.

Uji proposal ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam proses penulisan karya ilmiah. Pada tahap ini, siswa mempresentasikan gagasan penelitian yang mengaitkan konsep dari berbagai mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Biologi, Geografi, Sosiologi, Ekonomi, dan mata pelajaran lainnya, sehingga melahirkan kajian yang utuh, kontekstual, dan relevan dengan realitas di sekitar mereka.

Kehadiran seluruh guru dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap kualitas karya ilmiah peserta didik. Para guru tidak hanya berperan sebagai penilai, tetapi juga sebagai pemberi masukan konstruktif, mulai dari perumusan masalah, ketepatan metode penelitian, kedalaman kajian teori, hingga kejelasan manfaat penelitian yang akan dihasilkan.

Kaur Kurikulum SMAN 2 Komodo, Albertus Daventus,S.Pd, selaku perancang kegiatan ini menegaskan bahwa uji proposal kolaboratif dirancang untuk membentuk pola pikir peserta didik yang terintegrasi dan kontekstual.

“Melalui uji proposal karya ilmiah kolaboratif ini, kami ingin membiasakan peserta didik berpikir lintas disiplin ilmu. Ilmu pengetahuan tidak berdiri sendiri, tetapi saling menguatkan. Dengan masukan dari para guru, ide-ide siswa dapat berkembang menjadi karya ilmiah yang matang dan berkualitas,” ujar Albertus

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Komodo, Kornelis Joni, S.Fil, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari transformasi pembelajaran di sekolah.

“Kegiatan uji proposal ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan peserta didik yang kritis, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. Kami ingin siswa SMAN 2 Komodo tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir ilmiah dan kolaboratif,” tegas Kornelis.


Melalui uji proposal ini, peserta didik dilatih untuk berani menyampaikan gagasan, menerima kritik dengan terbuka, serta mengembangkan nalar kritis dan sistematis. Diskusi akademik yang terbangun menciptakan iklim belajar yang sehat, dialogis, dan inspiratif.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa SMAN 2 Komodo terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran bermakna. Dengan pendekatan kolaboratif antar mata pelajaran, karya ilmiah yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Komodo meneguhkan langkahnya sebagai sekolah yang mendorong lahirnya generasi pembelajar yang kritis, kreatif, dan siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari hari senin, 26 Januari 2026 sampai Selasa, 27 Januari 2026. Tempat kegiatan di ruang guru SMAN 2 Komodo

(Tim Humas/red)

Leave a Comment