SMANDUKOM.COM– Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 SMA Negeri 2 Komodo berlangsung penuh sukacita dan kejutan. Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), keluarga besar SMAN 2 Komodo mendapat kunjungan istimewa dari Doni Ambang, salah satu artis lokal Manggarai yang kehadirannya disambut antusias oleh para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
Kehadiran Doni Ambang menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perayaan tersebut. Melalui lantunan lagu-lagu daerah, ia menghadirkan suasana hangat, meriah, sekaligus membangkitkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya lokal di lingkungan sekolah.
Bukan sekadar tampil menghibur, Doni Ambang turut menghadirkan ruang perjumpaan antara seni, pendidikan, dan kecintaan terhadap budaya Sendiri.
Kejutan yang Mempertemukan Kerinduan dan Kebahagiaan
Bagi sejumlah peserta didik, menyaksikan langsung penampilan Doni Ambang merupakan pengalaman yang telah lama dinantikan. Tidak sedikit yang merasa bahagia sekaligus terkejut ketika mengetahui kehadiran sang artis di sekolah mereka.
Salah seorang peserta didik, Nadia, mengungkapkan bahwa perjumpaan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan.
“Selama ini saya merindukan kesempatan untuk melihat langsung Doni Ambang. Hari ini, akhirnya saya bisa bertemu dan menyaksikan penampilannya secara langsung. Rasanya senang sekali. Ini pengalaman yang luar biasa bagi saya,” ungkapnya.
Momen duet bersama Doni Ambang pun menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta didik bernama bulan. Kesempatan tampil bersama seorang seniman lokal memberikan pesan bahwa sekolah merupakan ruang yang terbuka bagi tumbuhnya kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri generasi muda.
Doni Ambang: Masa Depan Manggarai Barat Ada di Tangan Generasi Muda
Doni Ambang mengaku sangat senang mendapat undangan untuk hadir dalam perayaan HUT ke-15 SMAN 2 Komodo. Baginya, kesempatan tersebut bukan sekadar tampil di panggung hiburan, melainkan juga menjadi bagian dari kebahagiaan keluarga besar sekolah sekaligus perayaan semangat Sumpah Pemuda.
Ia mengapresiasi kegiatan HUT SMAN 2 Komodo yang memberikan ruang bagi kebersamaan, kreativitas, dan pengembangan potensi peserta didik.
Di hadapan generasi muda, Doni Ambang juga menitipkan pesan tentang pentingnya pendidikan, perjuangan meraih cita-cita, serta keberanian mengembangkan bakat.
“Masa depan Manggarai Barat bergantung pada peserta didik yang ada saat ini. Karena itu, teruslah belajar, kejarlah cita-cita kalian, dan jangan pernah takut untuk mengembangkan bakat yang kalian miliki. Kalian adalah generasi yang akan menentukan masa depan daerah ini,” demikian pesan Doni Ambang.
Pesan tersebut menjadi salah satu nilai penting dari kehadirannya di SMAN 2 Komodo. Generasi muda tidak hanya diharapkan menjadi penerus, tetapi juga menjadi pelaku perubahan yang mampu membangun Manggarai Barat melalui ilmu pengetahuan, karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial maupun budaya.
Pertemuan dengan peserta didik juga memperlihatkan bahwa sosok seniman lokal dapat menjadi sumber inspirasi. Dari lagu-lagu yang dinyanyikan, anak-anak belajar bahwa bakat dapat tumbuh menjadi karya, dan karya dapat memberi arti bagi masyarakat.
Kepala Sekolah: Kejutan yang Luar Biasa bagi Keluarga SMANDU
Kepala SMAN 2 Komodo, Kornelis Joni, S.Fil., menyampaikan apresiasi kepada panitia HUT yang telah bekerja keras menghadirkan perayaan yang berkesan. Ia mengaku kehadiran Doni Ambang menjadi kejutan istimewa bagi dirinya dan seluruh keluarga besar sekolah.
Menurutnya, menghadirkan sosok artis lokal yang dikenal masyarakat bukanlah hal mudah. Karena itu, kesempatan untuk menyaksikan langsung penampilan Doni Ambang menjadi pengalaman yang sangat berharga.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Jujur, kehadiran Doni Ambang menjadi kejutan yang luar biasa bagi kami. Menghadirkan beliau bukan perkara mudah, tetapi hari ini kita bisa mendengarkan dan menyaksikan langsung penampilannya di lembaga ini. Terima kasih, Doni Ambang, sudah hadir dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar SMAN 2 Komodo,” ungkap Kornelis Joni.
Ia berharap semangat kebersamaan dalam perayaan HUT tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi terus tumbuh dalam proses pendidikan sehari-hari.
Baginya, sekolah harus menjadi tempat yang memungkinkan setiap peserta didik menemukan potensi, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Sumpah Pemuda dan Semangat Merawat Budaya
Perayaan HUT ke-15 SMAN 2 Komodo yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda menghadirkan pesan bahwa mencintai Indonesia juga berarti menghargai kebudayaan daerah.
Lagu-lagu daerah yang menggema di lingkungan sekolah menjadi pengingat bahwa identitas lokal merupakan bagian penting dari kekayaan bangsa. Kebudayaan tidak cukup hanya dikenang, tetapi perlu dirawat, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dalam semangat motto SMAN 2 Komodo, “Rumah Peradaban, Rahim Kehidupan,” sekolah diharapkan menjadi ruang bertumbuhnya pengetahuan, karakter, kreativitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Kehadiran Doni Ambang mempertegas bahwa pendidikan dan kebudayaan dapat berjalan beriringan. Sekolah membutuhkan ruang akademik, tetapi juga membutuhkan panggung bagi seni, ekspresi, dan pengembangan bakat.
Pada akhirnya, HUT ke-15 SMAN 2 Komodo bukan semata perayaan bertambahnya usia lembaga. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masa depan Manggarai Barat sedang bertumbuh di ruang-ruang kelas hari ini.
Dari panggung sekolah, sebuah pesan kembali ditegaskan: teruslah belajar, beranilah bermimpi, kembangkan bakat, dan jadilah generasi yang membawa perubahan.
SMAN 2 Komodo: Berlayar Bersama, Menjelajah Prestasi, Melestarikan Budaya.
Tim Humas SMANDUKOM





