SMANDUKOM.COM – Dalam rangka menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan toleransi antarumat beragama, SMAN 2 Komodo menggelar kegiatan bakti sosial di sejumlah tempat ibadah selama bulan puasa. Kegiatan ini melibatkan para siswa dan guru yang bersama-sama membersihkan lingkungan masjid dan gereja di sekitar wilayah sekolah. Jumat, (06/03/2026)
Di gereja stasi Nggorang, para siswa terlihat bergotong royong membersihkan halaman gereja serta membantu penataan jalan menuju gereja yang baru. Mereka mengangkat batu dan menatanya di sepanjang jalan yang masih berlumpur dan licin. Meski kondisi medan cukup berat, para siswa tetap bekerja dengan penuh semangat sambil saling membantu.
Sementara itu, di masjid Nggorang para siswa juga melakukan kerja bakti dengan membersihkan halaman serta ruang ibadah. Mereka menyapu halaman, merapikan lingkungan sekitar, hingga membersihkan ruang ibadah agar tetap nyaman digunakan oleh umat yang menjalankan ibadah selama bulan puasa.
Kornelis Joni, S.Fil, Kepala SMAN 2 Komodo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa agar mereka belajar langsung tentang nilai kebersamaan, kepedulian, dan toleransi.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan tempat ibadah, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling menghargai di tengah keberagaman yang ada di masyarakat,” ujarnya.


Salah seorang siswa yang mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut mengaku senang bisa terlibat langsung membantu masyarakat. Ia mengatakan meskipun harus bekerja di jalan yang licin dan berlumpur saat menata batu menuju gereja, hal itu tidak mengurangi semangat para siswa.
“Walaupun jalannya licin dan kami harus mengangkat batu, kami tetap semangat karena bisa membantu. Kami merasa senang bisa bekerja bersama teman-teman untuk kegiatan yang bermanfaat,” katanya.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, SMAN 2 Komodo berharap para siswa dapat terus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat serta memperkuat semangat persaudaraan di tengah keberagaman.

TIM HUMAS

Leave a Comment