SMANDUKOM.COM-Labuan Bajo, Selasa (03/10/2023), puluhan sekolah dari berbagai wilayah Manggarai Barat berkumpul untuk merayakan semangat persaingan dan solidaritas dalam ajang tahunan, Perlombaan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Manggarai Barat. Perlombaan ini diadakan di The Arnoldus Janssen Hall (D’AJ Hall) Labuan Bajo dan telah menjadi sorotan utama dalam kalender pendidikan wilayah ini.

Kornelis Joni, S.Fil selaku ketua panitia Perlombaan menerangkan bahwa perlombaan ini merupakan salah satu implementasi nyata dari kurikulum merdeka dan merupakan cara  untuk menuntun, membimbing dan memaksimalkan potensi peserta didik. Melalui aneka perlombaan ini , peserta didik mampu mengekspresikan diri, kreatif dan berdaya saing serta kritis dan mampu memanajemen diri. Para peserta didik diharapkan mampu bertumbuh seturut Profil Pelajar Pancasila.

Pelajar Kreatif Beraksi di Panggung Prestasi 

Kegiatan perlombaan ini diikuti oleh 25  SMA/MA Se Manggarai Barat dari 35 Sekolah yang ada di Kabupaten ini. Aneka perlombaan yang diselenggarakan yakni: Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Indonesia, Cipta dan Baca Puisi, Paduan Suara, Vokal Tunggal, dan Tarian Berkelompok.

Dengan semangat membara, peserta dari berbagai sekolah menampilkan dan mempertunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai cabang perlombaan di panggung prestasi ini.

Martinus Marson, S.Pd, selaku Ketua MKKS Kabupaten Manggarai Barat dalam sambutannya, mengapresiasi sekolah-sekolah yang terlibat dalam kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa perlombaan ini tidak hanya semata-mata untuk mencari siapa juara satu, dua, tiga dan seterusnya, tetapi juga perlu dijadikan acuan atau refrensi bagi peserta didik untuk terus berkarya di sekolah masing-masing. Selain itu, setiap sekolah bisa membangun ruang kolaborasi, memperluas jejaring kerja, dan menjalin suasana kekeluargaan dan persaudaraan dengan sekolah sekolah lain.

Menurutnya para peserta didik yang hadir adalah mereka yang telah berani merebut kesempatan dengan semangat belajar yang tinggi dan ini lah prestasi mereka yakni bisa berada di panggung ini bersama teman-teman mereka dari sekolah lain

“Dalam perlombaan tentu ada yang juara satu, dua, tiga dan seterusnya. Saya berharap hal ini bukanlah satu-satunya tujuan kita, tetapi kita bisa saling belajar satu sama lain dan mempererat perjumpaan dan persaudaraan kita. Supaya kita bisa bertumbuh dan berprestasi bersama dengan baik. Kita yang hadir di sini adalah orang yang berani mengambil kesempatan serta mau berubah dan  itulah gambaran prestasi sesungguhnya” ungkapnya.

Momentum Kesadaran 

Kegiatan perlombaan ini dibuka secara resmi oleh Drs. Paulus Hansko, Koordinator Pengawas SMA/MA/SMK/SLB Se Manggarai Barat. Dalam sambutannya Paulus menegaskan bahwa ini merupakan momentum penting bagi kita semua. Momen ini merupakan salah satu bentuk kesadaran kita akan gerakan literasi yang perlu ditumbuhkan kembangkan dalam diri kita semua.

Paulus juga menyampaikan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Propinsi NTT mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya. Harapannya bahwa peserta didik dan pembimbing ikhlas dan semangat mengikuti perlombaan serta senantiasa menjunjung tinggi setiap keputusan juri dan hasil yang diperoleh.

” Perlombaan ini merupakan salah satu jalan dan tanda kesadaran bahwa kita semua ingin terus meningkatkan literasi di NTT. Mari kita sama-sama mengeavaluasi perkembangan lembaga pendidikan kita dan bergerak bersama ke arah yang lebih baik. Ini merupakan tugas kita semua” tukas Paulus.

Nadia, Siswi SMA Negeri 2 Komodo ketika dimintai keterangan menyampaikan perasaannya bahwa dia sangat bangga bisa mengikuti perlombaan dan bisa mewakili sekolahnya. Dia bersyukur bisa bertemu dengan teman-teman yang hebat dari sekolah lain dan belajar banyak hal dari mereka.

“Saya bersyukur berada dalam perlombaan ini dan mewakili sekolah saya tercinta SMA Negeri 2 Komodo. Saya juga belajar banyak hal dari teman-teman yang saya jumpai. Dalam waktu senggang kami bisa bercerita dan berbagi pengalaman tentang sekolah kami masing-masing. Saya rasa semua yang saya alami saat ini begitu membahagiakan dan mengasyikkan” tukas Nadia.

Perlombaan ini akan dilaksanakan selama dua hari, Selasa-Rabu (03-04/10/2023).

(FrD/red)

 

 

 

 

 

Leave a Comment